banner 728x250
IKlan

Mendagri Pimpin Apel Satgas IPDN Gelombang III di Aceh Tamiang, Fokus Bersihkan Endapan Lumpur

banner 120x600
banner 468x60

SUARA GARDA | ACEH TAMIANG
Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, memimpin Apel Pembukaan Gelombang III Satuan Tugas Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di Halaman Istana Benua Raja, Sabtu (4/4/26).

Apel tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Aceh, Fadlullah, didampingi Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (P) Drs. Armia Pahmi, MH, dan Wakil Bupati Ismail, SE.I.

banner 325x300

Dalam sambutannya, Bupati Armia menyampaikan apresiasi kepada Menteri Dalam Negeri, Wakil Gubernur Aceh, serta seluruh praja IPDN atas kontribusi dalam proses pemulihan pascabanjir.

“Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan dukungan pemerintah pusat serta seluruh praja IPDN yang telah bekerja keras membantu masyarakat Aceh Tamiang,” ujarnya.

Mendagri Tito Karnavian menjelaskan, penugasan praja IPDN dilakukan dalam tiga gelombang. Gelombang I difokuskan pada pembersihan kawasan perkantoran, Gelombang II menjangkau lingkungan masyarakat, dan Gelombang III diarahkan pada penanganan wilayah terdampak berat.

“Target utama kita adalah menyelesaikan titik-titik yang masih tertutup lumpur, termasuk yang sudah mengeras,” kata Tito. Sasaran utama meliputi endapan lumpur di permukiman warga serta kawasan Istana Benua Raja yang bernilai sejarah.

Ia menyebut Aceh Tamiang sebagai salah satu daerah dengan dampak bencana cukup serius sehingga memerlukan penanganan berkelanjutan. Pelaksanaan Gelombang III direncanakan berlangsung selama satu bulan di Dusun Amalia dan Dusun Bahagia.

“Apabila pekerjaan dapat diselesaikan lebih cepat, tim akan dialihkan ke wilayah lain yang juga membutuhkan bantuan,” tambahnya.

Tito berpesan agar para praja bekerja dengan penuh dedikasi, menjaga kesehatan, serta menjunjung tinggi disiplin selama menjalankan tugas.

Untuk mendukung kegiatan, Kementerian Dalam Negeri menyiapkan berbagai peralatan, mulai dari alat manual hingga alat berat dan dump truck.

Sebanyak 731 praja pratama dan 37 ASN Kemendagri diterjunkan dalam Gelombang III dengan fokus pada pembersihan lumpur, perbaikan drainase, serta pemulihan akses lingkungan guna mempercepat normalisasi aktivitas masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang berharap sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah ini dapat mempercepat penanganan pascabencana secara optimal, sehingga masyarakat dapat segera kembali menjalani kehidupan dengan aman dan nyaman. [IndahFebri]

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *