SUARA GARDA | ACEH TAMIANG Bupati Aceh Tamiang, Irjen. Pol (Purn) Drs. Armia Pahmi, M.H, menyambut langsung kunjungan kerja Menteri Agraria dan Tata Ruang /Kepala Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia ke Kabupaten Aceh Tamiang, pada Selasa (23/7/26).
Pertemuan yang dipusatkan di Aula Setdakab tersebut difokuskan pada penyerahan sertifikat pengganti bagi masyarakat terdampak bencana sekaligus meninjau pembangunan hunian tetap bagi warga Aceh Tamiang.
“Kehadiran Bapak Menteri merupakan bentuk nyata Pemerintah Pusat terhadap percepatan pemulihan kehidupan masyarakat Aceh Tamiang Pasca Bencana,” ujar Bupati Armia mengawali sambutannya.
ATASI KETIDAKPASTIAN HUKUM AKIBAT BENCANA
Bupati Armia menyampaikan dampak bencana hidrometeorologi yang melanda Bumi Muda Sedia sangat besar. Bukan hanya rumah dan infrastruktur yang rusak, dokumen-dokumen penting masyarakat termasuk sertifikat hak atas tanah juga rusak dan hilang. Kondisi ini berpotensi menimbulkan ketidakpastian hukum atas kepemilikan tanah apabila tidak segera ditangani.
“Kami sampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Menteri ATR/ Kepala Badan Pertanahan Nasional RI atas proses pendataan, verifikasi, hingga penerbitan sertifikat pengganti bagi warga Aceh Tamiang yang terdampak,” ucapnya.
1019 HA TANAH UNTUK HUNTAP SUDAH SIAP ADMINISTRASI
Sementara itu, Menteri ATR/BPN dalam arahannya menyampaikan bahwa kementeriannya terus bergerak cepat demi memastikan seluruh bidang tanah masyarakat terpetakan dan memiliki kepastian hukum. Ia memuji kesiapan dan sinergi yang ditunjukkan oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang.
“Kami mengapresiasi dukungan penuh dari Bupati Aceh Tamiang beserta Forkopimda. Alhamdulillah 1019 Ha tanah, administrasinya sudah terpenuhi semuanya dari Kanwil Badan Pertanahan Aceh untuk kesiapan pembangunan Huntap,” ucap Menteri ATR/BPN RI, Nusron Wahid.
TINJAU HUNTAP TZU CHI DAN SERAHKAN SERTIFIKAT TANAH WAKAF
Rangkaian kunjungan kerja ini dilanjutkan dengan peninjauan lahan Huntap Buddha Tzu Chi dan penyerahan sertifikat tanah wakaf Masjid Salman Al-Farisi serta penyerahan sertifikat rumah bantuan MUI di Kampung Tualang Baro, Kecamatan Manyak Payed.
Sebagai informasi, Menteri ATR/BPN RI, Nurson Wahid yang juga menjabat sebagai Wakil MUI turut menyerahkan bantuan rehab Masjid Salman Al-Farisi sebesar Rp2 Miliar yang berasal dari para donatur. Selain itu juga membantu merehab ringan 200 unit rumah bagi marbot masjid, guru ngaji dan guru Dayah yang terkena bencana.
Hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda, para Kepala OPD, jajaran Kementerian ATR/BPN dan seluruh tamu undangan.[M ROTUAH]



















