SUARA GARDA | ACEH TAMIANG Komandan Kodim (Dandim) 0117/Aceh Tamiang Letkol Arm Raden Subhi Fitra Jaya, http://S.Sos., memberikan sosialisasi sekaligus penekanan kepada seluruh Bintara Pembina Desa (Babinsa) terkait upaya pencegahan praktik percaloan dalam proses penerimaan calon prajurit TNI Angkatan Darat (TNI AD), Rabu (14/10/2026).
Kegiatan berlangsung di Aula Kodim 0117/Aceh Tamiang, Jln. Lintas Medan-Banda Aceh, Desa Sungai Liput, Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran para Babinsa agar dapat menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat, khususnya generasi muda yang berminat mengabdikan diri sebagai prajurit TNI AD, sekaligus mencegah terjadinya praktik percaloan yang dapat merugikan calon peserta maupun keluarganya.
Sosialisasi ini fokus pada rekrutmen Calon Bintara (Caba) dan Calon Tamtama (Cata) TNI AD Tahun Anggaran 2027 di wilayah Kodim 0117/Aceh Tamiang.
Dalam arahannya, Dandim 0117/Aceh Tamiang menegaskan bahwa proses penerimaan prajurit TNI AD harus dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, dengan mengedepankan prinsip bersih, transparan, akuntabel, dan humanis (BETAH).
Oleh karena itu, seluruh Babinsa diminta berperan aktif memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan sejumlah uang atau melalui jalur tidak resmi.
“Tidak ada pihak yang dapat menjamin kelulusan calon prajurit melalui praktik percaloan. Saya tegaskan kepada seluruh Babinsa untuk sampaikan kepada masyarakat, jangan percaya calo. Masuk TNI AD itu GRATIS,” tegas Letkol Arm Raden Subhi.
Para calon peserta diimbau untuk mempersiapkan diri dengan baik, memenuhi persyaratan yang telah ditentukan, serta mengikuti seluruh tahapan seleksi melalui jalur resmi sesuai dengan ketentuan panitia penerimaan TNI AD. Mulai dari persiapan fisik, kesehatan, akademik, hingga psikologi.
Sebagai aparat teritorial yang berinteraksi langsung dengan masyarakat, Babinsa memiliki peran strategis dalam menyebarluaskan informasi yang benar, memberikan pemahaman kepada para orang tua dan calon peserta, serta melaporkan apabila menemukan indikasi praktik percaloan atau penyalahgunaan proses penerimaan prajurit di wilayah binaan masing-masing.
Melalui sosialisasi ini, diharapkan seluruh Babinsa Kodim 0117/Aceh Tamiang semakin proaktif dalam melakukan pembinaan dan edukasi kepada masyarakat, sehingga proses penerimaan Caba dan Cata TNI AD Tahun 2027 dapat berjalan sesuai aturan, terhindar dari praktik percaloan, serta memberikan kesempatan yang adil kepada seluruh putra-putri terbaik bangsa yang ingin mengabdi kepada negara.[M ROTUAH]



















