SUARA GARDA | ACEH TAMIANG
Ketua DPRK Aceh Tamiang, Fadlon, SH, menghadiri kegiatan penanaman jagung perdana tahun 2026 yang digelar Kodim 0117/Aceh Tamiang di lahan Kompi Produksi, Kampung Bukit Rata, Kecamatan Kejuruan Muda, Sabtu [9/5/2026].
Kegiatan ini merupakan bagian dari program dukungan ketahanan pangan nasional yang dilaksanakan TNI AD bersama pemerintah daerah.
Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (P) Drs. Armia Pahmi, MH, yang turut hadir menyampaikan bahwa pemerintah daerah berkomitmen penuh mendukung sektor pertanian untuk memperkuat ketahanan pangan daerah.
“Pemerintah Daerah berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan pertanian, baik dari segi penyediaan bibit unggul, pupuk maupun pendampingan teknis kepada para petani,” ujar Bupati Armia dalam sambutannya.
Ia menyebut jagung sebagai komoditas strategis yang memiliki peran penting dalam pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat sekaligus menjadi sumber pendapatan bagi petani.
Bupati berharap penanaman jagung di lahan Kompi Produksi ini dapat memberi dampak positif, khususnya bagi masyarakat Kecamatan Kejuruan Muda. Menurutnya, pemanfaatan lahan tidur harus dioptimalkan agar produktivitas tanaman pangan dan palawija di wilayah tersebut semakin meningkat.
“Dengan semangat kebersamaan dan kerja keras, kami yakin kita dapat mewujudkan ketahanan pangan yang kuat di wilayah Kodim 0117/Aceh Tamiang dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” harapnya.
Dandim 0117/Aceh Tamiang, Letkol Arm. Raden Subhi Fitra Jaya, menyatakan program ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk kontribusi berkelanjutan terhadap ketahanan pangan nasional.
“Kami ingin menunjukkan bahwa prajurit TNI AD juga berperan aktif dalam mendukung pembangunan nasional, termasuk di sektor pertanian yang merupakan bagian penting dari ketahanan nasional,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Ketua DPRK Aceh Tamiang, Fadlon, SH, mengapresiasi kegiatan penanaman jagung perdana 2026 yang dilaksanakan oleh Kodim 0117/Aceh Tamiang dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional.
Fadlon menilai sinergi antara TNI AD dan pemerintah daerah menjadi langkah nyata dalam mengoptimalkan lahan produktif dan meningkatkan kesejahteraan petani. Ia juga mendorong agar program serupa dapat terus dikembangkan di wilayah lain di Aceh Tamiang.
Lahan yang digunakan sebelumnya telah beberapa kali menghasilkan panen sesuai target sebelum diterjang banjir. Selain jagung, lahan ini juga ditanami cabai caplak, pepaya, pisang, terong, kangkung, ubi, dan tanaman lainnya. Bahkan, pembibitan ikan nila, lele, dan gurame juga telah dimulai.
Pada kesempatan yang sama dilakukan pula penanaman pohon sebagai bagian dari pembinaan lingkungan hidup.
Kegiatan turut dihadiri unsur Forkopimda Aceh Tamiang, kepala SKPK, pimpinan BUMN/BUMD, manager perkebunan kelapa sawit, Ketua BPP Kecamatan Kejuruan Muda, Ketua Persit KCK Kodim 0117/Aceh Tamiang, para Datok Penghulu, perangkat Kampung Bukit Rata, serta tamu undangan lainnya.[m rotuah]



















