SUARA GARDA | ACEH TAMIANG
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPRK) Kabupaten Aceh Tamiang, Fadlon, SH, menghadiri peresmian Jembatan Gantung Perintis Garuda yang menghubungkan Kampung Bandar Mahligai dengan Kampung Sekerak Kiri, Kecamatan Sekerak, Jum’at [8/5/2026].
Jembatan yang dibangun pascabencana banjir bandang November 2025 itu diresmikan langsung oleh Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (P) Drs. Armia Pahmi, MH.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi tinggi kepada TNI AD dan Vertical Rescue Indonesia atas kontribusi nyata membangun kembali akses vital masyarakat di Kecamatan Sekerak.
“Jembatan ini bukan hanya sebagai penghubung antarwilayah, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan dan kemajuan masyarakat. Kehadiran jembatan ini memberikan manfaat langsung bagi masyarakat serta menjadi penghubung antara Kampung Bandar Mahligai dan Kampung Sekerak Kiri,” ujar Bupati.
Bupati menjelaskan, jembatan tersebut bermanfaat bagi 893 kepala keluarga yang sebelumnya harus menggunakan perahu atau memutar jauh untuk menyeberangi Sungai Tamiang akibat putusnya akses pascabencana.
Ia menegaskan, pembangunan jembatan merupakan komitmen pemerintah dalam meningkatkan konektivitas wilayah pedesaan serta memperlancar akses ekonomi, pendidikan, dan pelayanan masyarakat. Bupati juga mengimbau masyarakat agar menjaga dan merawat fasilitas tersebut.
Sementara itu, Dandim 0117/Aceh Tamiang Letkol Arm Raden Subhi Fitra Jaya menyampaikan bahwa pembangunan jembatan merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden RI kepada Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) dalam mendukung percepatan pemulihan infrastruktur pascabencana.
“Pasca banjir bandang pada November 2025 lalu, akses antar desa terputus total. Sesuai arahan Presiden RI kepada Kasad, dibangunlah Jembatan Gantung Perintis Garuda ini. Alhamdulillah, pembangunan dapat diselesaikan dalam waktu kurang lebih tiga bulan,” jelasnya.
Jembatan gantung dengan panjang bentangan 280 meter dan lebar 1,2 meter itu dibangun melalui kolaborasi Kodim 0117/Aceh Tamiang, Brigif 25 Siwah Lhoksukon, Yon TP 853 Pedawa Idi Aceh Timur, serta Vertical Rescue Indonesia (VRI).
Peresmian ditandai dengan prosesi peusijuek dan pemotongan pita sebagai tanda resmi beroperasinya jembatan gantung tersebut.
Kegiatan turut dihadiri unsur Forkopimda Aceh Tamiang, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, kepala SKPK, unsur Forkopimcam, Datok Penghulu, tokoh agama, serta masyarakat setempat.
Kehadiran Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPRK) Kabupaten Aceh Tamiang, Fadlon,SH dalam peresmian ini menunjukkan dukungan legislatif terhadap upaya pemerintah dan TNI dalam mempercepat pemulihan infrastruktur serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah terdampak bencana.[m rotuah]



















