banner 728x250
IKlan

Latsar Usai, Wabup Ismail: Ini Awal Lahirnya ASN Aceh Tamiang BerAKHLAK dan Agen Perubahan

banner 120x600
banner 468x60

SUARA GARDA | ACEH TAMIANG Penutupan Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Kabupaten Aceh Tamiang Tahun 2026 oleh Wakil Bupati *Ismail, S.E.I di Aula Setdakab, Jumat (24/07/2026), menandai berakhirnya satu fase dan dimulainya fase yang jauh lebih berat: menguji karakter di lapangan.

Selama kurang lebih 3 bulan, 17 April s.d 24 Juli 2026, para CPNS menempa diri lewat Distance Learning, Jarak tidak menjadi penghalang. Semangat, disiplin dan dedikasi tetap dituntut, persis seperti yang diapresiasi Wabup dalam sambutannya.

banner 325x300

PENEGASAN WABUP ISMAIL MENJADI PENEGASAN ARAH BARU BIROKRASI

“Latsar bukan hanya sekadar memenuhi persyaratan administrasi sebagai CPNS, akan tetapi merupakan proses pembentukan karakter Aparatur Sipil Negara yang berintegritas, profesional, berorientasi pelayanan, serta menjunjung tinggi nilai-nilai dasar ASN BERAKHLAK,” tegasnya.

Di sini letak interpretasinya. Pemerintah tidak lagi butuh “pegawai yang hanya absen dan menggugurkan tugas”. Yang dibutuhkan adalah ASN yang punya DNA pelayanan. Nilai BERAKHLAK: Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif bukan untuk dihafal saat ujian, tapi untuk dipraktikkan saat berhadapan dengan masyarakat.

TANTANGAN DI TENGAH PEMULIHAN PEMBANGUNAN

Harapan agar peserta menjadi agen perubahan bukan basa-basi. Aceh Tamiang saat ini sedang dalam masa pemulihan pasca bencana hidrometeorologi dan mengejar program-program strategis daerah.

Konteks ini menuntut ASN yang adaptif terhadap perkembangan zaman, mampu berkolaborasi lintas sektor, dan berorientasi pada hasil, bukan prosedur. Tata kelola pemerintahan yang baik tidak akan lahir dari meja, tapi dari aksi nyata ASN di setiap OPD dan kecamatan.

“Para peserta diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang memberikan pelayanan publik secara optimal, serta mampu berkolaborasi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik,” ujar Wabup.

KOMITMEN BERSAMA PUSAT DAN DAERAH

Kehadiran Sekretaris Menpan-RB, Kepala LAN Aceh, Asisten III Setdakab, Kepala Pusjar SKMK, dan Kepala BKPSDM Aceh memberi sinyal kuat. Latsar ini adalah proyek nasional yang dititipkan ke daerah. Standarnya sama, ekspektasinya tinggi.

Dengan berakhirnya pelatihan, amanah baru dimulai. Integritas, loyalitas, dan kompetensi yang disebut Wabup akan diuji saat CPNS pertama kali melayani warga, pertama kali menolak gratifikasi, dan pertama kali membuat inovasi kecil di unit kerjanya.

Latsar telah menutup kelasnya. Kini giliran masyarakat yang akan “menilai” kelulusan sesungguhnya para ASN baru Aceh Tamiang.[M ROTUAH]

 

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *