SUARA GARDA | ACEH TAMIANG Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (Purn.) Drs. Armia Pahmi, MH., menerima kunjungan silaturahmi jajaran pimpinan Bank Syariah Nasional (BSN) Kota Langsa di Ruang Rapat Bupati, Komplek Perkantoran Karang Baru, Selasa (22/9/2026).
Kunjungan ini menjadi pertemuan awal yang strategis membahas rencana pembukaan dan perluasan layanan perbankan syariah BSN di wilayah Kabupaten Aceh Tamiang.
Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan konstruktif, membahas peluang kolaborasi antara pemerintah daerah dan sektor perbankan syariah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Bupati Armia Pahmi menyambut baik dan memberikan dukungan penuh terhadap rencana ekspansi BSN di Aceh Tamiang.
Menurut Bupati, kehadiran lembaga keuangan syariah baru akan memberikan dampak positif ganda. Selain memperluas pilihan layanan perbankan yang sesuai dengan prinsip syariah yang dianut mayoritas masyarakat Aceh, juga diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan.
“Kehadiran BSN kami harapkan dapat memberikan pelayanan perbankan yang optimal, modern, dan sesuai prinsip syariah. Yang paling penting adalah dapat mempermudah akses permodalan bagi pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) kita,” ujar Bupati.
Bupati menilai, kemudahan akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) Syariah akan sangat membantu UMKM Bumi Muda Sedia untuk naik kelas, memperluas usaha, dan menciptakan lapangan kerja baru.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga memberikan arahan tegas terkait fokus bisnis utama BSN yang dikenal kuat di sektor pembiayaan perumahan. Sebelumnya BSN dikenal sebagai BTN Syariah.
Bupati mengingatkan agar dalam menyalurkan pembiayaan perumahan kepada perusahaan pengembang (developer), pihak BSN harus turut serta memastikan komitmen pengembang terhadap penyediaan fasilitas umum dan infrastruktur pendukung.
Aspek tersebut meliputi jalan lingkungan yang layak, sistem drainase yang baik, fasilitas air bersih, dan ruang terbuka.
“Dalam pembangunan perumahan, fasilitas umum seperti jalan dan drainase harus menjadi perhatian utama. Jangan sampai pembangunan rumah selesai dan terjual, tetapi fasilitas pendukungnya diabaikan sehingga akhirnya yang dirugikan dan berdampak adalah masyarakat yang menghuni,” tegas Bupati Armia Pahmi.
Ia berharap BSN dapat menjadi filter dan mitra pengawas, sehingga kawasan perumahan yang dibiayai benar-benar memberikan manfaat, kenyamanan, dan layak huni bagi masyarakat.
Menanggapi arahan Bupati, pihak BSN Kota Langsa menyampaikan roadmap perluasan layanan mereka di Aceh Tamiang.
Sebagai langkah awal dan bentuk komitmen, BSN akan segera menempatkan satu unit Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di kawasan strategis Kota Kuala Simpang, pusat ekonomi dan perdagangan.
Selanjutnya, sebagai target jangka menengah, BSN berencana membuka kantor layanan operasional di sekitar Kota Karang Baru. Kantor tersebut ditargetkan dapat selesai pembangunannya dan mulai beroperasi melayani masyarakat pada akhir tahun 2026.
Kehadiran BSN di Aceh Tamiang diharapkan semakin memperkuat ekosistem keuangan syariah di daerah.
Dengan transformasi dari BTN Syariah menjadi BSN, bank ini kini tidak hanya fokus pada pembiayaan pembangunan perumahan, tetapi juga agresif mengembangkan layanan pembiayaan usaha produktif, termasuk KUR, pembiayaan mikro, dan pembiayaan komersial berbasis syariah.
Dengan bertambahnya akses layanan tersebut, masyarakat dan pelaku usaha di Aceh Tamiang diharapkan memiliki lebih banyak pilihan yang kompetitif dalam memperoleh layanan perbankan serta dukungan pembiayaan sesuai kebutuhan.
Kegiatan silaturahmi diakhiri dengan foto bersama dan komitmen untuk terus berkoordinasi terkait perizinan dan persiapan teknis pembukaan layanan.
[M ROTUAH]



















