banner 728x250
IKlan

Gawat!!! Pencurian Berondolan Di Kebun Sawit Seberang Regional II Marak, Manager Bungkam

banner 120x600
banner 468x60

LANGKAT-SUARAGARDA.COM
Maraknya aksi pencurian berondolan kelapa sawit dengan jumlah yang banyak dan seolah teroganisir di Perkebunan Sawit Seberang Distrik Rayon Utara Regional II PTPN 4, dipertanyakan dan menjadi sorotan dikalangan masyarakat.

Perkebunan plat merah yang diketahui dengan penjagaan keamanan yang ketat, seolah terjadi pembiaran terhadap pelaku aksi Pencurian berondolan tersebut. Kenapa tidak, karena informasi yang dihimpun awak media di salah satu pemain berondolan per hari bisa mencapai 5 ton.

banner 325x300

Hal itu disampaikan sumber melalui pesan singkat WhatsApp beserta bukti foto dan vidio. Tampak juga tumpukan goni berondolan beserta timbangan dan beberapa karung, yang dibawa oleh pengendara sepeda motor malam hari ke pada Kamis (10/7) sekira Jam 21.00 WIB.

“Dugaan saya HS ada hubungan baik sama kebun, ya rumahnya di Dusun Banyu Urib, ya bisa mencapai 5 ton per hari lor. Mana ada sawit kampung bisa berondolannya sebanyak itu.” Balas pesan singkat WhatsApp sumber yang tidak mau dicantumkan jati dirinya.

Terpisah, sumber berinisial DN melalui telepon selular mengatakan, bahwa dirinya dulu pernah bergabung bersama terduga berinisial HS. “Ya dulu setahun yang lalu aku juga pernah main sama dia bang, di kebun sawit seberang juga. Yang aku heran di kebun kenapa yang mencuri 1 palastik asoy cepat mereka tangkap, sementara yang main bergoni-goni aman-aman saja,” ujar sumber.

“Malam ini infonya disisir Keamanan kebun di rumahnya, tapi barang gak ada yang diseser. Info yang ku dapat anggota HS juga yang main buah replanting di Afdeling 7 Sawit Seberang, dugaan aku ada orang dalam turut serta bang.” Ucap DN.

Sementara itu Manager Unit Sawit Seberang Dedi Surya saat dikonfirmasi melalui Pesan WhatsApp nya, pada Kamis (10/07) sekira Jam 21.30 WIB mengenai dugaan aksi pencurian berondolan yang dilakukan di areal perkebunan dan ditanya mengenai ada atau tidak menerima upeti, tidak ada jawaban. Hingga berita ini ditayangkan Dedi Surya tidak membalas pesan WhatsApp awak media. [Wahyuzar]

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *