banner 728x250
IKlan

Diduga Marak Pencurian Berondolan Di Sawit Seberang, Ketua AMPEMUS Minta Manajer Kebun Dicopot

banner 120x600
banner 468x60

LANGKAT -SUARAGARDA.COM
Terkait dugaan maraknya pencurian berondolan dan TBS (Tandan Buah Segar) di perkebunan Unit Sawit Seberang, Distrik Rayon Utara, Regional II, PTPN 4, Ketua APMPEMUS (Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Peduli Memajukan Sumut) angkat Bicara.

Melalui telepon selulernya Jum’at (11/07) sekira Jam 11.00 WIB Iqbal mengatakan, bahwa pencurian di perkebunan plat merah ini sudah sering didengarnya, bahkan sudah menjadi rahasia umum di kalangan masyarakat.

banner 325x300

“Aneh saya rasa, kenapa perkebunan Ex PTPN II ini sering kehilangan TBS dan berondalan, yang seolah olah seperti terlindungi.” Ucap Iqbal.

“Kenapa Ex PTPN II sering kehilangan TBS (Tandan Buah Segar) dan berondalan. Yang lebih tidak masuk akal nya lagi, kenapa hal seperti ini bisa luput dari pandangan dan penglihatan Manajer bahkan, bisa mencapai 5 Ton Per hari.” Lanjut Iqbal.

Iqbal juga menambahkan, kejadian pencurian ini mencengangkan bagi dirinya dan membuat dirinya kaget. “Kok bisa pemain berondolan mampu mengumpulkan sebanyak itu, bahkan seolah tidak terdeteksi oleh manjemen perkebunan Unit Sawit Seberang,” ucapnya.

Masih kata Iqbal, Provider juga harus memastikan keamanan dan ketertiban di areal perkebunan dan fasilitas perusahaan, serta mencegah terjadinya tindakan kriminal dan gangguan keamanan lainnya.

“Dengan hal ini saya menilai dan menduga ada permainan di lingkungan perkebunan yang TSM (Terstruktur, Sistematis dan Masif) untuk keuntungan pribadi dan kelompok. Kita semua tidak mau ada oknum pejabat PTPN IV Sawit Sebrang yang diduga leluasa menjalankan misi kejahatan dan menumpuk kekayaan dengan cara yang tidak di perbolehkan.” Lanjut Iqbal.

“Maka dengan ini saya meminta Aparat Penegak Hukum turut mengusut Tuntas segala dugaan tindak pidana korupsi dan pencurian di lingkungan PTPN IV Sawit Sebrang.” Tegas Iqbal, sembari mengakhiri telepon selulernya.

Terpisah, warga Sawit Seberang berinisial AP melalui telepon selulernya, sekira Jam 11.00 WIB juga mengatakan, bahwa terduga HS warga Dusun Banyu Urib itu sudah bertahun-tahun menjalankan aksinya.

“Gak ada berondolan masyarakat kalau dikumpulkan sebanyak itu bang, gak lah mungkin warga sei litur antar berondolan kesitu, mau berapa agen yang dilewati. Lagianpun banyu Urip itu kan dikelilingi areal perkebunan sawit seberang bang, mereka pun melangsir nya malam hari, gak masuk akal kita lah bang.” Ucap AP.

Sementara itu melalui pesan singkat WhatsApp nya Dedi Surya selaku Manajer Unit Kebun Sawit Seberang, Regional II, saat ditanyai mengenai apakah sudah dilakukan pemeriksaan terhadap keamanan kebun. Dan Apa tindakannya selaku Manajer atas dugaan maraknya aktivitas pencurian di perkebunan yang dipimpin nya, ia menjawab singkat.

“ntar ya bang aku masih zoom , selesai zoom ku hubungi.” Jawab pesan singkat Dedi Surya, pada Jum’at (11/07) sekira Jam 10.32 WIB.

Hingga berita ini ditayangkan, Dedi Surya belum ada menjawab pertanyaan awak media lebih lanjut. [Wahyuzar]

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *