SUARA GARDA | ACEH TAMIANG
Wakil Bupati Aceh Tamiang, Ismail, SE.I, baru-baru ini menerima audiensi dari Yayasan Ekosistem dan Budaya Nusantara (EKOBA) di ruang kerja Sekretaris Daerah, Kantor Bupati Aceh Tamiang, pada Rabu (15/10/25). Pertemuan ini membahas rencana kerja sama dalam pengembangan potensi ekonomi masyarakat dan program pelestarian lingkungan.
Dalam kesempatan ini, Wabup Ismail menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap inisiatif EKOBA. “Saya mendukung penuh program ini karena dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat. Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang akan selalu mensupport kegiatan yang bertujuan untuk kemajuan daerah,” ujar Wabup.
Manajer EKOBA, Adi, menjelaskan bahwa pihaknya tengah mengembangkan sejumlah program pemberdayaan berbasis sumber daya lokal. Salah satu program yang sedang dijalankan adalah budidaya kepiting soka di Alur Nunang. Hasil panen kepiting soka sudah mencapai 105 kilogram, dengan masa panen sekitar 14-15 hari.
“Kepiting soka ini sangat potensial karena keuntungannya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Kami juga berkomitmen memberikan kontribusi sebesar satu persen dari keuntungan bersih untuk pemerintah daerah,” terang Adi.
Selain itu, EKOBA juga berencana bekerjasama dengan Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) dalam hal pengemasan dan branding produk. Hal ini bertujuan agar produk siap dipasarkan lebih luas, termasuk ke pasar ekspor.
“Kami ingin menjadikan Alur Nunang sebagai kawasan wisata sekaligus sentra oleh-oleh khas Aceh Tamiang. Selain itu, kami juga akan melanjutkan program terkait pelestarian lingkungan,” tambah Adi.
Dengan dukungan pemerintah daerah, EKOBA berharap program ini dapat menjadi model pengembangan ekonomi berbasis komunitas dan lingkungan yang berkelanjutan di Aceh Tamiang. Kerja sama ini diharapkan dapat membawa manfaat besar bagi masyarakat Aceh Tamiang dan meningkatkan perekonomian daerah.[m.rotuah]



















