banner 728x250
IKlan

PARLEMENTARIA: Ketua DPRK Aceh Tamiang, Fadlon, SH, Hadiri Pembukaan MTQ ke-37 di Pidie Jaya

banner 120x600
banner 468x60

SUARA GARDA | ACEH TAMIANG  Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tamiang, Fadlon, SH, menghadiri Pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-37 Tingkat Aceh tahun 2025 di Kabupaten Pidie Jaya, pada Sabtu (1/11/25) malam.

Acara pembukaan berlangsung di Venue Utama, Kompleks Perkantoran Bupati Pidie Jaya, Fadlon, SH  bersama Bupati Aceh Tamiang Irjen Pol (P) Drs. Armia Pahmi, SH, MH beserta Istri dan didampingi oleh Kepala Dinas Syarat Islam Kabupaten Aceh Aceh Tamiang, Sayamsul Rizal sebagai Ketua Kafilah, menjadi bentuk dukungan penuh kepada kontingen Kafilah Kabupaten Aceh Tamiang  yang akan berlaga  pada cabang-cabang Musabaqah di ajang bergengsi ini untuk mengukir prestasi dalam seni baca Al-Qur’an.

banner 325x300

Kegiatan MTQ Aceh ke-37 tahun 2025 ini  dilaksanakan selama 8 hari dari tanggal 1-8 November 2025 dengan mengusung tema “Mari Kita Tingkatkan SDM Qur’ani yang unggul menuju Aceh Islami Pidie Jaya Meusyuhu”.

“Selamat berjuang anak-anak ku. Semoga mendapatkan hasil terbaik. Tunjukkan bahwa Kabupaten kita kaya akan potensi generasi Qur’ani yang berakhlak mulia,” ucap Bupati Armia kepada para peserta.

Lebih lanjut Bupati Armia mengatakan, “Ajang MTQ kali ini, Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang mengutus sebanyak 56 peserta yang akan mengikuti 8 cabang perlombaan. Saya mohon bersungguh-sungguhlah dalam mengikuti perlombaan ini. Jadikanlah ajang ini menginspirasi banyak generasi muda untuk mencintai, mempelajari, dan mengamalkan al-Quran,” ungkapnya penuh harap.

Dijelaskan, sebanyak 56 peserta nantinya akan mengikuti 8 cabang perlombaan dengan tambahan cabang eksebisi hafalan 100 hadits dengan sanad, dan hafalan 500 hadits tanpa sanad, serta khattil Quran digital.

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, saat membuka perhelatan akbar MTQ Aceh ke-37 menegaskan, pelaksanaan MTQ bukan sekadar ajang memperdengarkan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang merdu, melainkan momentum untuk memahami dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Ia menekankan bahwa Al-Qur’an adalah petunjuk hidup yang mampu menyelamatkan manusia di dunia dan di akhirat.

‎“MTQ ini kita harapkan menjadi wahana pembentukan karakter masyarakat yang Qur’ani, yang menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam setiap langkah kehidupan,” ujar Gubernur Aceh dalam pidato pembukaannya yang disambut tepuk tangan meriah ribuan hadirin.

Di penghujung acara, ratusan pelajar Kabupaten Pidie Jaya menampilkan tari kolosal bertema seni Islami yang memukau penonton. Kemeriahan acara ini menjadi simbol kebersamaan dan semangat religius masyarakat Aceh dalam memuliakan kalamullah, serta meneguhkan Aceh sebagai daerah yang berpegang teguh pada syariat Islam dan budaya Islami yang luhur.[m.rotuah]

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *