SUARA GARDA | ACEH TAMIANG
Bencana Hidrometeorologi 2025 telah melanda Kabupaten Aceh Tamiang, meninggalkan jejak kerusakan yang signifikan pada rumah penduduk dan sarana prasarana umum. Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, melalui Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian, sigap melakukan pembenahan dan pengerjaan di beberapa titik lokasi yang terdampak.
Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian, Ibnu Azis, mengatakan bahwa pemerintah telah melakukan beberapa kegiatan untuk memulihkan kondisi masyarakat dan infrastruktur. “Kami telah melakukan pembangunan 5 sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, 4 di Pajak Pagi dan 1 di Pajak Terminal Lama,” katanya, Jumat (06/02/2026).
Selain itu, pemerintah juga melakukan pembersihan pasar di Pajak Pagi, Pajak Terminal Lama, dan Pajak Rantau, serta akan dilanjutkan di Pajak Simpang Opak minggu depan. “Kami juga menyalurkan tenda dan tong sampah kepada pedagang kaki lima di Kota Kualasimpang untuk mendukung kegiatan ekonomi,” tambah Ibnu Azis.
Pemasangan WC portable di Pajak Pagi Kota Kualasimpang juga dilakukan untuk meningkatkan sanitasi dan kesehatan masyarakat. “Upaya ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk memulihkan kondisi masyarakat dan infrastruktur pasca bencana Hidrometeorologi 2025 di Kabupaten Aceh Tamiang,” tutup Ibnu Azis.
Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang terus berupaya untuk memulihkan kondisi masyarakat dan infrastruktur yang terdampak bencana Hidrometeorologi 2025. Masyarakat juga diharapkan dapat bersabar dan berpartisipasi dalam proses pemulihan ini. [m rotuah]



















