banner 728x250
IKlan

Perkuat Sinergi, Kapolres dan Kepala BNNK Aceh Tamiang Kompak Berantas Narkoba

banner 120x600
banner 468x60

SUARA GARDA  |  ACEH TAMIANG Kapolres Aceh Tamiang AKBP Robby Ansyari, S.I.K.,M.H., menerima kunjungan Kepala BNNK Aceh Tamiang AKBP Werdha Susetyo, S.E., di Mapolres Aceh Tamiang, pada Kamis (04/09/26), Karang Baru.

Kunjungan ini dilakukan dalam rangka mempererat silaturahmi serta memperkuat sinergi dan koordinasi dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika di wilayah Kabupaten Aceh Tamiang.

banner 325x300

Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Namun substansinya serius: bagaimana dua institusi penegak hukum ini bisa bergerak lebih solid menghadapi ancaman narkoba yang kian masif.

Kapolres Aceh Tamiang AKBP Robby Ansyari menyampaikan bahwa sinergi antarinstansi merupakan bagian penting dalam menghadapi berbagai tantangan, khususnya dalam penanganan permasalahan narkotika.

“Permasalahan narkotika tidak bisa diselesaikan sendiri-sendiri. Ini butuh kerja sama, butuh komitmen bersama, dan butuh langkah yang terintegrasi antara Polres dan BNNK,” tegas Kapolres.

Dalam diskusi, kedua pimpinan sepakat untuk meningkatkan 3 pilar utama, diantaranya, dalam rangka pencegahan, edukasi dan sosialisasi ke sekolah, desa, dan tempat kerja, kemudian tentang penindakan, penguatan operasi bersama, pertukaran informasi intelijen, dan penindakan terhadap jaringan peredaran, dan pemulihan, dalam penanganan korban penyalahgunaan melalui rehabilitasi dan pendekatan kemanusiaan.

Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk menyamakan visi dan strategi antara Polres Aceh Tamiang dan BNNK Aceh Tamiang dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta menciptakan lingkungan masyarakat yang bersih dari narkotika.

Narkoba adalah musuh bersama yang tidak mengenal batas wilayah dan institusi. Jaringan peredarannya bergerak cepat, lintas Kecamatan, bahkan lintas Provinsi.

Karena itu, kolaborasi Polres dan BNNK bukan lagi pilihan, tapi keharusan. Dengan koordinasi yang semakin erat, diharapkan upaya pemberantasan tidak berhenti di penangkapan, tapi sampai ke akar: memutus permintaan dan memutus pasokan.

Tujuannya satu, untuk mewujudkan Kabupaten Aceh Tamiang yang aman, sehat, dan bebas dari narkoba.               [M Rotuah]

 

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *