banner 728x250
IKlan

Hadiri Pelantikan PETA, Bupati Armia Pahmi: Cinta Tanah Air Harus Diwujudkan Dengan Aksi Nyata

banner 120x600
banner 468x60

SUARA GARDA | ACEH TAMIANG Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (Purn.) Drs. Armia Pahmi, M.H., menghadiri pelantikan dan pengukuhan pengurus Front Pembela Tanah Air (PETA) Kabupaten Aceh Tamiang periode 2026–2031 di Teko Kupi, Kamis (29/10/2026).

Kegiatan tersebut mengusung tema “Membangun Karakter Pemuda Berintegritas untuk Mewujudkan Bangsa Indonesia yang Maju, Adil, dan Sejahtera”, dengan moto Hubbul Wathan Minal Iman Cinta Tanah Air Sebagian dari Iman.

banner 325x300

Dalam sambutannya, Bupati Armia mengucapkan selamat kepada 44 pengurus PETA yang baru dikukuhkan. Ia berharap PETA dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan, menjaga persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta mendukung pembangunan daerah.

Bupati menegaskan makna mendalam dari semboyan Hubbul Wathan Minal Iman. Menurutnya, mencintai tanah air tidak cukup hanya dengan slogan, namun harus diwujudkan melalui tindakan nyata dalam menjaga persatuan, membantu masyarakat, dan menghadapi berbagai tantangan sosial maupun bencana.

“Menurunnya semangat membela tanah air saat ini harus kita lawan dengan aksi nyata. Hal ini sejalan dengan amanat UUD 1945 Pasal 27 ayat 3 mengenai hak dan kewajiban warga negara dalam upaya pembelaan negara,” ujar Bupati Armia.

Bupati juga menekankan pentingnya peran PETA dalam mendukung pemulihan pascabencana bersama Pemerintah, TNI dan Polri di Kabupaten Aceh Tamiang.

Selain itu, PETA diharapkan menjadi mitra yang kritis dan konstruktif, mendukung arah kebijakan pembangunan daerah serta aktif mengedukasi masyarakat dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi.

“Nama besar Pembela Tanah Air memikul tanggung jawab moral yang besar untuk senantiasa hadir memberikan solusi, bukan menambah persoalan, serta menjadi teladan dalam menjunjung tinggi hukum dan norma yang berlaku di bumi Aceh Tamiang,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Armia turut menyoroti kondisi Sungai Tamiang yang mengalami sedimentasi dan membutuhkan penanganan serius. Ia menyampaikan bahwa pemerintah daerah dan pusat sudah melakukan pengerukan sungai dan selalu meninjau kondisi sungai dari hulu hingga hilir serta terus mendorong percepatan normalisasi untuk mengurangi risiko bencana hidrometeorologi.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelantikan PETA, Joni Hermansyah, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan tersebut dapat terlaksana. Ia menyebutkan sebanyak 44 pengurus baru PETA Kabupaten Aceh Tamiang dikukuhkan pada hari ini.

Ketua PETA Kabupaten Aceh Tamiang, T. Sukandi, dalam arahannya turut mengingatkan pentingnya memahami sejarah dan semangat perjuangan PETA sebagai landasan dalam menjalankan organisasi. Ia berharap seluruh pengurus dapat menjaga kebersamaan dan melaksanakan amanah dengan penuh tanggung jawab.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Dandim 0117/Aceh Tamiang Letkol Arm. Raden Subhi Fitra Jaya selaku Pelindung Front PETA Kabupaten Aceh Tamiang, unsur Forkopimda, Ketua dan pengurus Front PETA Aceh, para kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK), jajaran pengurus Front PETA Kabupaten Aceh Tamiang, serta undangan lainnya.         [M ROTUAH]

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *